2801/2021 17 Ayat Alkitab Tentang Kasih. Yesus mengajarkan umatnya untuk berlaku cinta kasih dalam kehidupannya di bumi. Tak ada satupun ajaran-Nya yang mengajak kita untuk saling membenci satu sama lain, hal ini tertuang dalam ayat Alkitab tentang kasih yang akan hadir dalam kesempatan kali ini. TetapiAlkitab mencatat bahwa segala yang diciptakan oleh Allah semuanya itu adalah “sangat baik” (Kej 1:31). Tetapi, kita semua tahu bahwa sesaat setelah penciptaan, Lucifer malaikat Allah yang memiliki kehendak bebas pun mulai memakai kehendak bebasnya itu untuk melawan Allah dan memberontak kepadaNYa. Menjadiorang Kristen yang dewasa berarti Kamu bertumbuh tidak hanya dalam pola pikir, tetapi juga secara rohani. Dan, ini adalah sebuah proses yang harus Kamu lakukan terus-menerus, bukan sesuatu yang bisa diperoleh secara instan. Berikut hal-hal yang perlu Kamu lakukan untuk menjadi seorang Kristen yang dewasa; 1. Selalu Ingin Belajar. قال لله، ولكتابه، ولرسوله، ولأئمَّة المسلمين وعامَّتهم. “Dari Tamim ad-Dari, Rasulullah SAW bersabda, “Agama adalah nasihat.”. Para sahabat bertanya “Untuk siapa wahai Rasulullah?” beliau menjawab: “Untuk Allah, kitab-Nya, Rasul-Nya, dan untuk para pemimpin kaum muslimin dan kalangan Alkitabmencatat tentang para pengikut Yesus lainnya pada abad pertama yang memiliki kemampuan yang luar biasa ini. Misalnya, dengan kuasa roh kudus, rasul Paulus dapat dengan mukjizat berbicara dalam banyak bahasa. (Kisah 19:6; 1 Korintus 12:10, 28; 14:18) Tetapi, setiap karunia roh kudus Allah secara logika pasti memiliki tujuan yang baik 9vrb. Pertanyaan Jawaban Hal yang perlu dipahami dalam diskusi ini adalah bahwa hanya ada satu ras ras manusia. Orang Kaukasia, Afrika, Asia, Indian, Arab, Yahudi, semuanya itu bukanlah ras-ras yang berbeda. Semua ini adalah etnis-etnis yang berbeda dalam ras manusia. Semua umat manusia memiliki ciri-ciri fisik yang sama tentunya dengan variasi-variasi kecil. Yang terpenting , semua manusia diciptakan menurut gambar dan rupa Allah Kejadian 126-27. Allah mengasihi dunia ini Yohanes 316. Yesus meletakkan nyawanya bagi setiap orang di seluruh dunia 1 Yohanes 22. “Seluruh dunia” itu jelas berarti semua etnis. Allah tidak pilih kasih atau pandang bulu Ulangan 1017; Kisah Rasul 1034; Roma 211; Efesus 69, kita pun tidak boleh demikian. Yakobus 24 menggambarkan orang yang melakukan diskriminasi sebagai “hakim dengan pikiran yang jahat.” Sebaliknya, kita harus “mengasihi sesama kita seperti diri sendiri” Yakobus 28. Dalam Perjanjian Lama, Allah membagi umat manusia dalam dua kelompok “ras” orang Yahudi dan orang Kafir. Maksud Allah saat itu supaya orang-orang Yahudi menjadi imamat rajani yang melayani bangsa-bangsa kafir. Sebaliknya, yang sering, orang-orang Yahudi malah membanggakan status mereka dan menghina orang-orang kafir. Yesus Kristus mengakhiri hal ini dengan merobohkan tembok pemisah, yaitu perseteruan Efesus 214. Segala bentuk rasisme, prasangka, dan diskriminasi itu bertentangan dengan karya salib Kristus. Yesus memerintahkan kita untuk mengasihi satu dengan yang lain, sebagaimana Dia mengasihi kita Yohanes 1334. Kalau Allah tidak memandang bulu dan mengasihi manusia tanpa pandang bulu, artinya kita perlu mengasihi orang-orang lain dengan standar setinggi seperti itu juga. Pada bagian akhir Matius pasal 25, Yesus mengajarkan bahwa apa yang diperbuat terhadap yang terkecil dari saudara-saudaranya, kita melakukan itu untuk Dia. Jika kita menghina dan meremehkan seseorang, kita memperlakukan seseorang yang diciptakan dalam gambar Allah dengan cara yang tidak benar; kita melukai seseorang yang dikasihi Allah dan baginya Yesus bersedia mati. Rasisme, dalam berbagai bentuk dan tingkatan, merupakan bencana yang melanda umat manusia selama ribuan tahun. Saudara dan saudari dari semua etnis hal ini tidak seharusnya demikian. Kepada korban rasisme, prasangka dan diskriminasi – Saudara perlu mengampuni. Efesus 432 berkata, “Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.” Mereka yang bersikap rasis memang tidak layak mendapatkan pengampunan, namun kita juga lebih tidak layak menerima pengampunan Allah. Kepada pelaku-pelaku rasisme, prasangka dan diskriminasi – Saudara perlu bertobat dan “serahkanlah dirimu kepada Allah sebagai orang-orang, yang dahulu mati, tetapi yang sekarang hidup. Dan serahkanlah anggota-anggota tubuhmu kepada Allah untuk menjadi senjata-senjata kebenaran.” Roma 613. Kiranya Galatia 328 dapat segera terwujud, “Dalam hal ini tidak ada orang Yahudi atau orang Yunani, tidak ada hamba atau orang merdeka, tidak ada laki-laki atau perempuan, karena kamu semua adalah satu di dalam Kristus Yesus.” English Kembali ke halaman utama dalam Bahasa Indonesia Apa kata Alkitab mengenai rasisme, prasangka dan diskriminasi?

ayat alkitab tentang rasisme